Pagi hari yang sejuk ditemani mendung dan matahari yang sayu, terdengar suara seorang perempuan. “ Monggo Bu,  Pak nasinya sama minumannya.  Gratis kok!. Lalu seorang ibu setengah baya menghampiri etalase bertuliskan “Jumat berkah”.  Siapa bilang hanya sekolah yang bernuansa islami saja menyandang acara sedekah paling besar. Terbukti SMKN 2 Pasuruan  walaupun  sekolah umum memiliki program peduli pada masyarakat kecil. “Jumat Berkah SMK Nero”  Siapapun silahkan ambil silahkan isi itu yang menjadi slogannya.  Yang artinya siapapun boleh menggambil gratis, barang siapa mau mendonasikan  monggo ditaruh.

Kegiatan ini pada dasarnya sudah menjadi kebiasaan di lingkungan guru-guru SMK Nero khususnya.  Kegiatan ini memang diadakan setiap hari jumat dengan donasi nasi bagi kaum fakir dan miskin. Sebelum etalase itu ada, para guru berkeliling memberikan donasi nasi bungkus di wilayah kota Pasuruan. Melihat hal itu bapak kepala mengeluarkan idenya. Daripada kesulitan berkeliling beliau menyarakan untuk membuat etalase donasi nasi. Jadi kita tinggal menunggu orang lewat di depan sekolah kita tanpa harus berkeliling mencari.

Smk Nero memeng bukalah sekolah berbasis islami namun sekolah ini kental dengan pendidikan keagamaan. Setiap pagi selalu diadakan kajian Al Quran, Idul Adha menyebelih hewan qurban untuk diberikan masyarakat sekitar yang membutuhkan. Dan di tiap hari Jumat , ada donasi nasi Jumat berkah. Yang berpatisipasi tidak tanggung-tanggung bukan hanya  Bapak Ibu guru lingkungan SMK Nero namun orangtua siswa juga ikut mendonasikan nasi bungkus bagi masyarakat yang membutuhkan.

Semoga semua kebaikan dan amal ibadah yang dilakukan mendapat berkah dai Allah, dan SMK Nero semakin Jaya dan barokah aamiin…