Setiap sekolah bertanggung jawab untuk mengembangkan : (1) kurikulum, (2) silabus, (3) desain pembelajaran, dan (4) sistem penilaian berdasarkan standar kompetensi lulusan yang ingin dicapai. Asumsi kurikulum berbasis capaian pembelajaran adalah bahwa semua dapat belajar untuk mencapai kompetensi yang diharapkan dengan menggunakan berbagai macam cara atau metode pembelajaran sehingga capaian pembelajaran dapat tercapai dengan rentang waktu yang telah ditentukan. Proses pembelajaran dituntut tak cukup hanya learning to know, namun kemudiaan harus sampai kepada learning to do, learning to be, dan learning to live together. Hal ini berarti bahwa kualitas proses pembelajaran perlu dikembangkan secara adaptif dan kreatif. Dalam hal ini yang tidak kalah pentingnya untuk diperhatikan adalah perkembangan kesiapan tenaga pendidik sebagai sumber daya manusia pendidikan yang menjadi aktor utama dalam proses pembelajaran tersebut, termasuk penguasaan materi dan metode pembelajaran yang variatif dan inovatif. Multimedia pembelajaran adalah salah satu metode dalam pembelajaran yang memanfaatkan teknologi komputer untuk menjelaskan suatu penomena atau teori dengan menggunakan gambar dan suara, sehingga siswa dapat memahaminya denga jelas dan dapat digunakan kapan saja dan dimana saja tanpa terikat ruang dan tempat. Multimedia pembelajaran memberikan harapan baru sebagai alternatif solusi atas sebagian besar permasalahan pendidikan di Indonesia, dengan fungsi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan, baik sebagai suplemen (tambahan), komplemen (pelengkap), atau pun substitusi (pengganti) atas kegiatan pembelajaran di dalam kelas yang selama ini digunakan. In House Training (IHT) Penyusunan RPP 1 lembar dimaksudkan sebagai sarana untuk menambah ilmu pengetahuan dan keahlian pendidik untuk membuat perangkat pembelajaran yang bermutu dan menarik. Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan perangkat pembelajaran multimedia yang aktif dan inovatif untuk dapat digunakan peserta didik. Melihat Visi SMK Negeri 2 Pasuruan kedepan untuk pusat pendidikan pariwisata terkemuka, dalam persaingan antar sekolah yang semakin ketat dan dinamis, maka menjadi sangat penting untuk memandang kelengkapan dan kesesuaian perangkat pembelajaran dalam persiapam PBM untuk tenaga pendidik di lingkungan SMK Negeri 2 Pasuruan tahun 2020 atas biaya sharing antara Dana BOS. Target pelatihan ini adalah seluruh peserta Guru yang mengikuti pelatihan akan memiliki bahan pengetahuan dalam menyusun perangkat pembelajaran khususnya RPP 1 lembar dari mata pelajaran yang diampu dan dapat memanfaatkannya dalam proses belajar mengajar.