Jumat, 10 Juni 2011 - 05:45:50 WIB
Toyota Gandeng SMK se-Indonesia
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Teknologi - Dibaca: 5641 kali

JAKARTA- Sebagai wujud lain dari kepeduliannya terhadap dunia pendidikan di Indonesia, PT Toyota Astra Motor (TAM) menyelenggarakan program pendidikan berbasis kemitraan, Toyota-Technical Education Program (T-TEP).

T-TEP mulai dikembangkan pada 1990 yang merupakan usaha gabungan antara pemerintah, sekolah-sekolah, masyarakat setempat dan distributor Toyota beserta dealernya dari seluruh dunia. Tujuannya mempersiapkan lulusan dari sekolah kejuruan teknik yang akan memasuki industri automotif.

T-TEP pertama kali diimplementasikan di Indonesia pada tahun 1991. Kala itu diimplementasikan di STM Negeri Pembangunan Jakarta (sekarang SMK Negeri 26 Jakarta) dan BLPT Jakarta (sekarang BPPK 1 Pulo Gadung, Jakarta).

T-TEP merupakan program kerjasama antara Toyota Motor Corporation (TMC), TAM, dan dealer resmi Toyota untuk ikut mengembangkan SDM Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Hingga saat ini institusi T-TEP telah didirikan di Jakarta, Surabaya (SMK Negeri 5 Surabaya), Yogyakarta (SMK Negeri 2 Depok, Sleman) dan Bandung (SMK Negeri 6 Bandung).

“Toyota memiliki visi untuk berkembang bersama, khususnya dalam bidang Pendidikan. Toyota mewujudkan salah satunya melalui komitmen untuk terus meningkatkan kualitas T-TEP dan Sub      T-TEP secara berkelanjutan,“ ujar Presiden Direktur TAM, Johnny Darmawan, dalam rilisnya yang diterima okezone.

Hingga tahun 2009, Toyota bersama dengan TMC dan dealer telah bekerja sama dengan pemerintah mendirikan institusi T-TEP dan Sub T-TEP di 57 SMK di seluruh Indonesia, terdiri dari 52 SMK Institusi Sub T-TEP dan 5 SMK yang sudah mengimplementasikan institusi T-TEP.

Dalam penyelenggaraan T-TEP, Toyota memilih sekolah-sekolah yang dianggap siap berdasarkan serangkaian kriteria untuk mengimplementasikan T-TEP, yang tentunya dengan berkoordinasi dan persetujuan dari pihak Depdiknas.

Dalam hal ini, Toyota mensupport fasilitas hardware seperti alat-alat peraga dan software seperti penyesuaian kurikulum sekolah dengan kurikulum Toyota, training untuk guru, kesempatan OJT (on job training) di dealer resmi Toyota.

Beberapa SMK telah memenuhi persyaratan untuk direkomendasikan menjadi T-TEP, namun perlu langkah-langkah untuk melengkapi sarana dan prasarana agar dapat menjalankan program T-TEP dengan baik. (uky) 


1 Komentar :

Muhamad Bisri
29 Januari 2012 - 14:55:09 WIB

selamat siang.
begini, saya merupakan salah satu siswa SMK Negeri 1 Cirebon. Apakah ada jaminan ketika lulus progam Sub T-TEP ?
Terima Kasih.
<< First | < Prev | 1 | Next > | Last >>